Pasal 49
BAB 6 — PENILAIAN KESESUAIAN
(1) Perusahaan Industri, perwakilan resmi dan/atau pemegang lisensi di wilayah Negara Kesatuan Republik INDONESIA dari produsen di luar negeri, atau pemilik merek dalam hal terdapat kerja sama merek atau maklun yang telah mendapatkan surat persetujuan penggunaan Tanda SNI atau Tanda Kesesuaian, wajib: a. membubuhkan Tanda SNI dan tanda elektronik; atau
b. membubuhkan Tanda Kesesuaian dan tanda elektronik. (2) Tanda SNI atau Tanda Kesesuaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digunakan pada barang dan/ atau jasa Industri: a. yang diproduksi dalam jangka waktu berlakunya surat persetujuan penggunaan Tanda SNI atau Tanda Kesesuaian; dan/atau b. sejumlah yang ditetapkan dalam surat persetujuan penggunaan Tanda SNI atau Tanda Kesesuaian, sesuai dengan skema sertifikasi yang tercantum dalam Peraturan Menteri mengenai pemberlakuan SNI, ST dan/atau PTC secara wajib. (3) Bentuk Tanda SNI sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan Tanda Kesesuaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b tercantum dalam Lampiran IV yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. (4) Pembubuhan Tanda SNI dan tanda elektronik atau Tanda Kesesuaian dan tanda elektronik pada barang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan sesuai dengan contoh yang tercantum dalam Lampiran IV yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. (5) Setiap barang dan/atau jasa Industri yang kondisi fisiknya tidak dapat dibubuhkan tanda SNI wajib dibuktikan dengan sertifikat SNI atau tidak dapat dibubuhkan tanda kesesuaian wajib dibuktikan dengan sertifikat Kesesuaian.
