Pasal 4
BAB 2 — BENTUK DAN TAHAPAN KERJA SAMA DALAM NEGERI
(1) Bentuk KSDN meliputi: a. Kesepahaman Bersama; dan b. PKS. (2) Kesepahaman Bersama sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, melalui tahapan: a. perencanaan; b. penyusunan; c. pembahasan; dan d. penandatanganan. (3) Kesepahaman Bersama sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, paling sedikit memuat: a. judul; b. keterangan mengenai tempat, tanggal, bulan, dan tahun penandatanganan Kesepahaman Bersama; c. identitas para pihak; d. maksud dan tujuan; e. ruang lingkup; f. pelaksanaan; g. jangka waktu; h. penghubung dan alamat korespondensi; i. adendum/perubahan; dan j. penutup. (4) PKS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, melalui tahapan: a. penyusunan; b. pembahasan; dan c. penandatanganan. (5) PKS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, paling sedikit memuat: a. judul; b. keterangan mengenai tempat, tanggal, bulan, dan tahun penandatanganan PKS; c. identitas para pihak; d. maksud dan tujuan; e. ruang lingkup; f. hak dan kewajiban; g. keadaan kahar/force majeure; h. penyelesaian perselisihan; i. jangka waktu; j. penghubung dan alamat korespondensi; k. adendum/perubahan; l. rencana aksi; dan m. penutup.
(6) Format Kesepahaman Bersama, PKS, dan rencana aksi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) sampai dengan ayat (5) tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Badan ini.
