Pasal 40
BAB 2 — STRUKTUR ORGANISASI MABES POLRI
Susunan organisasi Bareskrim Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 huruf c sebagai berikut: a. Biro Perencanaan dan Administrasi (Rorenmin), terdiri dari:
- Bagren, meliputi: a) Subbagprogar; b) Subbagdalgar; dan c) Urmin.
- Bagbinfung, meliputi: a) Subbaglatfung; b) Subbagbinsismet; dan c) Urmin.
- Bagsumda, meliputi: a) Subbagpers; dan b) Subbagsarpras; dan c) Urmin.
- Bagian Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Bagtahti), meliputi: a) Subbagian Perawatan Tahanan (Subbagwattah); b) Subbagian Barang Bukti (Subbagbarbuk); dan c) Urmin.
- Urtu. b. Biro Pembinaan Operasiopsnal (Robinopsnal), terdiri dari:
- Bagian Perencanaan Operasional (Bagrenopsnal), meliputi:
a) Subbagian Perencanaan Administrasi Operasi (Subbagrenminops); b) Subbagian Pelatihan Operasi (Subbaglatops); dan c) Urmin. 2. Bagian Kerja Sama (Bagkerma), meliputi: a) Subbagian Luar Negeri (Subbaglugri); b) Subbagian Dalam Negeri (Subbagdagri); dan c) Urmin. 3. Bagian Analisis dan Evaluasi (Baganev), meliputi: a) Subbagian Pengkajian Data (Subbagjianta); b) Subbagian Pengendalian Perkara (Subbagdalkara); dan c) Urmin. 4. Bagian Reserse Mobil (Bagresmob), meliputi: a) Unit I; b) Unit II; c) Unit III; dan d) Urmin. 5. Bagian Monitoring (Bagmon), meliputi: a) Subbagian Pengendalian Sistem Prosedur (Subbagdalsisdur); b) Subbagian Pengamanan Produk (Subbagpamduk), yang dibantu oleh Tim Monitor; c) Subbagian Pemeliharaan dan Pengembangan (Subbagharbang); dan d) Urmin. 6. Urtu. c. Biro Pengawas Penyidikan (Rowassidik), terdiri dari:
Bagian Administrasi Penyidikan (Bagmindik), meliputi: a) Subbagian Pengawasan Administrasi (Subbagwasmin); b) Subbagian Pengawasan Materi dan Berkas (Subbagwasmatkas); dan c) Urmin.
Bagian Supervisi dan Pelaporan (Bagvisilap), meliputi: a) Subbagian Supervisi (Subbagvisi); b) Subbagian Pelaporan (Subbaglap); dan c) Urmin.
Urtu. d. Biro Koordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Rokorwas PPNS), terdiri dari:
Bagian Pengawasan Penyidikan (Bagwassidik), meliputi: a) Subbagian Penelitian Perkara (Subbaglitkara); b) Subbagian Administrasi Penyidikan (Subbagminsidik); dan c) Urmin.
Bagian Bantuan Operasi (Bagbanops), meliputi: a) Subbagian Pembinaan Sistem (Subbagbinsis); b) Subbagian Bantuan Taktis (Subbagbantis); dan c) Urmin.
Bagian Pembinaan PPNS (Bagbin PPNS), meliputi: a) Subbagian Pembinaan Kemampuan (Subbagbinpuan); b) Subbagian Pembinaan Pendidikan dan Latihan (Subbagbindiklat); dan c) Urmin.
Bagian Administrasi Personel PPNS (Bagminpers PPNS), meliputi: a) Subbagian Administrasi (Subbagmin); b) Subbagian Personel (Subbagpers); dan c) Urmin.
Urtu. e. Urkeu; f. Taud; g. Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pus IKNAS), terdiri dari:
Sekretariat (Set), meliputi: a) Subbagren; b) Subbagsumda; c) Subbagbinfung; dan d) Urtu.
Urkeu;
Bidang Pengembangan Sistem (Bidbangsis), meliputi: a) Subbidang Aplikasi (Subbidaplik); b) Subbidang Jaringan (Subbidjaring); dan c) Urmin.
Bidang Pelayanan Informasi Kriminal (Bidyaninfokrim), meliputi: a) Subbidang Pengawasan Data dan Statistik (Subbidwasdastik); b) Subbidang Pelayanan Informasi (Subbidyaninfo); dan c) Urmin.
Bidang Kerja Sama (Bidkerma), meliputi: a) Subbidang Antar Instansi, Kementerian, dan Komisi (Subbid tarinskemkom); b) Subbidang Antar Negara (Subbidtarneg); dan c) Urmin.
Bidang Pusat Data dan Analisis Kejahatan Transnasional (Bid PDAKT), meliputi: a) Tim Analis; dan b) Urmin. h. Pusat Indonesian Automatic Finger Indentification System (Pus INAFIS), terdiri dari:
Set meliputi: a) Subbagren; b) Subbagsumda; c) Subbagbinfung; dan d) Urtu.
Bagian Sistem Informasi (Bagsisinfo), meliputi: a) Subbagian Informasi Sidik Jari (Subbaginfosiri); b) Subbagian Sistem Komunikasi (Subbagsiskom); dan c) Urmin.
Urkeu;
Bidang Daktiloskopi Umum (Biddaktium), meliputi: a) Subbidang Pemrosesan Sidik Jari (Subbidprosiri); b) Subbidang Pendokumentasian Sidik Jari (Subbiddoksiri); dan c) Urmin.
Bidang Daktiloskopi Kriminal (Biddaktikrim), meliputi: a) Subbidang Pendokumentasian Identifikasi Kriminal (Subbid dokidentkrim); b) Subbidang Pemeriksaan Sidik Jari (Subbidriksasiri); c) Subbidang Pengolahan TKP (Subbidolah TKP); dan d) Urmin.
Bidang Fotografi Kepolisian (Bidtopol), meliputi: a) Subbidang Audio Visual (Subbidavis); b) Subbidang Identifikasi Wajah (Subbiddenjah); dan c) Urmin. i. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor), terdiri dari:
Set meliputi: a) Subbagren; b) Subbagsumda; c) Subbagbinfung; dan d) Urtu.
Bagian Manajemen Mutu (Bagjemenmut), meliputi: a) Subbagian Instalasi (Subbaginstal); b) Subbagian Pengembangan Metoda (Subbagbangmet); c) Subbagian Standar Mutu (Subbagstanmut); dan d) Urmin.
Urkeu;
Bidang Dokumen dan Uang Palsu Forensik (Biddokupalfor), meliputi: a) Subbidang Dokumen Palsu (Subbiddokpal); b) Subbidang Uang Palsu (Subbidupal); c) Subbidang Produksi Cetak (Subbidprodcet); dan d) Urmin.
Bidang Balistik Metalurgi Forensik (Bidbalmetfor), meliputi: a) Subbidang Senjata Api (Subbidsenpi); b) Subbidang Bahan Peledak (Subbidhandak); c) Subbidang Metalurgi Analisis (Subbidmetal); dan d) Urmin.
Bidang Fisika Komputer Forensik (Bidfiskomfor), meliputi: a) Subbidang Deteksi Khusus (Subbiddeteksus); b) Subbidang Kecelakaan Kebakaran (Subbidlakabakar); c) Subbidang Komputer Forensik (Subbidkomfor); dan d) Urmin.
Bidang Kimia Biologi Forensik (Bidkimbiofor), meliputi: a) Subbidang Kimia (Subbidkim); b) Subbidang Biologi Serologi (Subbidbioser); c) Subbidang Toksikologi Lingkungan (Subbidtokling); dan d) Urmin.
Bidang Narkoba Forensik (Bidnarkobafor), meliputi: a) Subbidang Narkotik (Subbidnarko); b) Subbidang Psikotropika (Subbidpsiko); c) Subbidang Obat-obatan Berbahaya (Subbidbaya); dan d) Urmin.
Laboratorium Forensik Cabang (Labforcab). j. Dit Tindak Pidana Umum (Dittipidum), meliputi:
Subbagops;
Subbagrenmin;
Subdirektorat I;
Subdirektorat II;
Subdirektorat III;
Subdirektorat IV;
Subdirektorat V; dan
Urtu.
k. Dit Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus), meliputi:
- Subbagops;
- Subbagrenmin;
- Subdirektorat I;
- Subdirektorat II;
- Subdirektorat III;
- Subdirektorat IV;
- Subdirektorat V;
- Subdirektorat VI; dan
- Urtu. l. Dit Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor), meliputi:
- Subbagops;
- Subbagrenmin;
- Subdirektorat I;
- Subdirektorat II;
- Subdirektorat III;
- Subdirektorat IV;
- Subdirektorat V; dan
- Urtu. m. Dit Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba), meliputi:
- Subbagops;
- Subbagrenmin;
- Subdirektorat I;
- Subdirektorat II;
- Subdirektorat III;
- Subdirektorat IV;
- Subdirektorat V; dan
- Urtu.
n. Dit Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter), meliputi:
- Subbagops;
- Subbagrenmin;
- Subdirektorat I;
- Subdirektorat II;
- Subdirektorat III;
- Subdirektorat IV;
- Subdirektorat V; dan
- Urtu.
