Pasal 26
(1) Susunan organisasi Densus 88 AT Polri meliputi: a. Bagian Operasional (Bagops) terdiri atas:
Subbagian Pembinaan Operasional (Subbagbinops);
Subbagian Kerja Sama (Subbagkerma);
Subbagian Tahanan dan Barang Bukti (Subbagtahti); dan
Urusan Administrasi (Urmin); b. Bagian Bantuan Operasional (Bagbanops) terdiri atas:
Subbagian Dukungan Teknis (Subbagduknis);
Subbagain Pembinaan Kemampuan (Subbagbinpuan);
Subbagian Pendataan (Subbagdata); dan
Urusan Administrasi (Urmin); c. Bagian Perencanaan dan Administrasi (Bagrenmin) terdiri atas:
Subbagian Perencanaan (Subbagren);
Subbagian Sumber Daya (Subbagsumda);
Subbagian Pembinaan Fungsi (Subbagbinfung); dan
Urusan Administrasi (Urmin); d. Urusan Keuangan (Urkeu); e. Tata Usaha dan Urusan Dalam (Taud); f. Direktorat Intelijen (Ditintel) terdiri atas:
Subdirektorat Analis dan Produk (Subditanalisprod);
Subdirektorat Surveillance (Subditsurveillance);
Subdirektorat
Teknologi Intelijen (Subdittekintel); 4. Subdirektorat Monitoring (Subditmonitoring); 5. Subdirektorat Kontra Intelijen (Subditkontraintel); dan 6. Urusan Administrasi (Urmin); g. Direktorat Pencegahan (Ditcegah) terdiri atas:
- Subdirektorat Kontra Naratif (Subdit kontra naratif);
- Subdirektorat Kontra Radikal (Subdit kontra radikal); dan
- Urusan Administrasi (Urmin); h. Direktorat Penindakan (Dittindak) terdiri atas:
- Subdirektorat Penindakan I (Subdittindak I);
- Subdirektorat Penindakan
II (Subdittindak II); 3. Subdirektorat Penindakan
III (Subdittindak III); 4. Subdirektorat Penindakan IV (Subdittindak IV); dan 5. Urusan Administrasi (Urmin); i. Direktorat Penyidikan (Ditsidik) terdiri atas:
- Subdirektorat Penyidikan I (Subditsidik I);
- Subdirektorat Penyidikan II (Subditsidik II);
- Subdirektorat Penyidikan III (Subditsidik III);
- Subdirektorat Penyidikan IV (Subditsidik IV);
- Subdirektorat Penyidikan V (Subditsidik V); dan
- Urusan Administrasi (Urmin);
j. Direktorat Identifikasi dan Sosialisasi (Ditidensos) terdiri atas:
Subdirektorat Identifikasi (Subditiden);
Subdirektorat Sosialisasi (Subditsos); dan
Urusan Administrasi (Urmin); k. Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) terdiri atas:
Unit Intelijen (Unitintel);
Unit Identifikasi dan Sosialisasi (Unitidensos); dan
Urusan Administrasi (Urmin); (2) Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) meliputi: a. Satgaswil tipe A:
DKI Jakarta;
Jawa Barat (Jabar);
Jawa Tengah (Jateng);
Jawa Timur (Jatim);
Bali;
Nusa Tenggara Barat (NTB);
Sulawesi Tengah (Sulteng);
Sulawesi Selatan (Sulsel);
Sumatera Utara (Sumut);
Sumatera Selatan (Sumsel);
Lampung; dan
Kalimantan Timur (Kaltim). b. Satgaswil tipe B:
Aceh;
Riau;
Sumatera Barat (Sumbar);
Jambi;
Bengkulu;
Banten;
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY);
Kalimantan Barat (Kalbar);
Kalimantan Selatan (Kalsel);
Kalimantan Tengah (Kalteng);
Sulawesi Utara (Sulut);
Maluku;
Kalimantan Utara (Kaltara);
Sulawesi Barat (Sulbar);
Kepulauan Riau (Kepri);
Kepulauan Bangka Belitung (Kepbabel)
Sulawesi Tenggara (Sultra);
Gorontalo;
Maluku Utara (Malut);
Nusa Tenggara Timur (NTT);
Papua; dan
Papua Barat. (3) Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Densus 88 AT Polri tercantum dalam Lampiran XXI yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Kepolisian ini.
Ketentuan ayat (1) huruf j angka 5 huruf e) Pasal 28 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:
