Pasal 16
BAB 3 — MEKANISME PEMBERIAN TUNJANGAN KINERJA MELALUI PELAKSANAAN KEHADIRAN PEGAWAI LPSK
(1) Pengajuan cuti sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 dituangkan dalam surat permohonan cuti yang: a. disetujui Ketua LPSK, untuk surat permohonan cuti yang diajukan oleh Sekretaris Jenderal LPSK; b. disetujui Sekretaris Jenderal, untuk surat permohonan cuti yang diajukan oleh pejabat Eselon II dan Kepala Perwakilan LPSK;
c. disetujui Sekretaris Jenderal dan diketahui pejabat Eselon II, untuk surat permohonan cuti yang diajukan oleh pejabat Eselon III; dan d. disetujui pejabat Eselon II yang mendapat pendelegasian wewenang terkait pemberian cuti Pegawai LPSK dan diketahui pejabat Eselon III, untuk surat permohonan cuti yang diajukan oleh pejabat fungsional dan pelaksana. (2) Permohonan cuti sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d dikecualikan untuk pengajuan cuti besar dan cuti di luar tanggungan negara. (3) Pengajuan cuti di luar tanggungan negara yang diajukan oleh Pegawai LPSK harus disetujui oleh Sekretaris Jenderal dan diketahui oleh pejabat Eselon II masing- masing unit kerja.
