Pasal 7
BAB 2 — TATA CARA PERMINTAAN DAN PEMBERIAN CUTI
(1) Hak atas Cuti tahunan dapat ditanggguhkan penggunaannya oleh Pejabat yang Berwenang Memberikan Cuti untuk paling lama 1 (satu) tahun, apabila terdapat kepentingan dinas mendesak. (2) Hak atas Cuti tahunan yang ditangguhkan dapat digunakan dalam tahun berikutnya selama 24 (dua puluh empat) hari kerja termasuk hak atas Cuti tahunan dalam tahun berjalan. (3) Dalam hal terdapat PNS yang telah menggunakan hak atas Cuti tahunan dan masih terdapat sisa hak Cuti tahunan untuk tahun berjalan, dapat ditangguhkan penggunaannya oleh Pejabat yang Berwenang Memberikan Cuti untuk tahun berikutnya, apabila terdapat kepentingan dinas mendesak. (4) Hak atas sisa Cuti tahunan yang ditangguhkan dihitung penuh dalam tahun berikutnya.
