Pasal 20
BAB 2 — PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
(1) Kepala Unit Kerja Hukum dan Kepatuhan melakukan penelaahan terhadap rancangan Peraturan Perundang- undangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19. (2) Penelaahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: a. analisis materi muatan; dan b. kesesuaian dengan teknik penyusunan. (3) Analisis materi muatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a terdiri atas kegiatan: a. kesesuaian antara jenis, hierarki dan materi muatan Peraturan Perundang-undangan; b. penyelarasan substansi; c. kejelasan rumusan; dan d. keselarasan dengan Peraturan Perundang-undangan lainnya yang vertikal atau horizontal sehingga dapat mencegah tumpang tindih pengaturan atau kewenangan. (4) Kesesuaian dengan teknik penyusunan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan teknik penyusunan rancangan Peraturan Perundang-undangan sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang- undangan. (5) Dalam rangka penelaahan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala Unit Kerja Hukum dan Kepatuhan dapat berkoordinasi dengan Pemrakarsa dan/atau pimpinan tinggi madya terkait.
