Pasal 6
(1) KBR Tapera atau KBR Tapera Syariah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf b diperuntukan bagi Peserta yang belum memiliki Rumah dan akan melakukan Pembangunan Rumah di atas kaveling tanah matang. (2) KBR Tapera sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diperuntukan bagi Peserta yang memilih prinsip pengelolaan Tapera dengan prinsip konvensional. (3) KBR Tapera Syariah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diperuntukan bagi Peserta yang memilih prinsip pengelolaan Tapera dengan Prinsip Syariah. (4) Dihapus. (5) Pembangunan Rumah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi ketentuan: a. memiliki alas hak atas tanah yang sah berupa sertifikat hak milik atau sertifikat hak guna bangunan yang masih berlaku; b. tidak dalam keadaan sengketa; dan c. tanah milik Peserta atau tanah bukan milik Peserta. (6) Tanah bukan milik Peserta sebagaimana dimaksud pada ayat (5) huruf c harus layak dijaminkan berdasarkan perjanjian dengan pemilik tanah.
- Ketentuan Pasal 7 ayat (4) dihapus dan huruf a ayat (6) diubah, sehingga Pasal 7 berbunyi sebagai berikut:
