Pasal 16
BAB 4 — PENYELESAIAN TUNTUTAN GANTI KERUGIAN
(1) Batas waktu pembayaran Kerugian Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (4) huruf d terdiri atas: a. paling lambat 90 (sembilan puluh) hari kalender sejak SKTJM ditandatangani untuk Kerugian Negara yang disebabkan oleh perbuatan melanggar hukum; atau b. paling lambat 24 (dua puluh empat) bulan sejak SKTJM ditandatangani untuk Kerugian Negara yang disebabkan oleh kelalaian. (2) TPKN dapat menyetujui jangka waktu penggantian Kerugian Negara selain sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dalam hal terdapat: a. permohonan dari Pegawai Negeri Bukan Bendahara yang telah menyebabkan Kerugian Negara atau Pengampu/Yang Memperoleh Hak/Ahli Waris yang disampaikan kepada TPKN; b. jaminan pembayaran melalui pemotongan gaji/tunjangan atau pensiun sebagai penggantian Kerugian Negara tersebut dari Pegawai Negeri Bukan Bendahara yang telah menyebabkan Kerugian Negara atau Pengampu/Yang Memperoleh Hak/Ahli Waris;
c. jaminan aset dari Pegawai Negeri Bukan Bendahara yang telah menyebabkan Kerugian Negara atau Pengampu/Yang Memperoleh Hak/Ahli Waris yang nilainya melebihi dari besaran Kerugian Negara; dan/atau d. skema pembayaran lain yang memberikan kepastian dalam pelaksanaan penggantian Kerugian Negara.
