PUU
Tahun 2014
82/PUU-XII/2014
Permohonan Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terhadap Undang-Undang Dasar 1945 .
Pemohon: Khofifah Indar Parawansa
Rieke Diah Pitaloka
Prof. Dr. Ir. Aida Vitayala Sjafri Hubeis., dll.
kuasa kepada Veri Junaidi., S.H., M.H., dkk
Tanggal Registrasi: 2014-08-25
Tanggal Putusan: 2014-09-29
UU Diuji: UU 17/2014
Majelis Hakim: ["Arief Hidayat (K) Ahmad Fadlil Sumadi (A)", "Patrialis Akbar (A)", "Achmad Edi Subiyanto (PP)"]
Amar Putusan: Majelis Hakim [[Mahkamah Konstitusi]] Republik Indonesia untuk dimuat dalam Berita Negara;
Atau apabila Majelis Hakim [[Mahkamah Konstitusi]] berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya-ex aequo et bono.
[2.2]
Menimbang bahwa untuk membuktikan dalil-dalilnya, para Pemohon mengajukan alat bukti surat/tulisan yang diberi tanda bukti P-1 sampai dengan bukti P-7, sebagai berikut:
1.
Bukti P-1:
Fotokopi [[Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014]] tentang [[Majelis Permusyawaratan Rakyat]], [[Dewan Perwakilan Rakyat]], [[Dewan Perwakilan Daerah]], dan [[Dewan Perwakilan Rakyat]] Daerah;
2.
Bukti P-2:
Fotokopi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
3.
Bukti P-3:
Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP);
4.
Bukti P-4:
Fotokopi kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
5.
Bukit P-5:
Fotokopi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Yayasan Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan;
6.
## Constitutional Analysis
### Prinsip-Prinsip Konstitusional
Analisis prinsip-prinsip dalam [[UUD 1945]].
### Penafsiran Konstitusi
Penafsiran terhadap norma konstitusional.
## Related Cases
### Perkara yang Dirujuk
- [[006/PUU-III/2005]]
- [[010/PUU-III/2005]]
- [[11/PUU-V/2007]]
- [[20/PUU-XI/2013]]
- [[24/PUU-VI/2008]]
- [[27/PUU-VII/2009]]
- [[73/PUU-XII/2014]]
- [[76/PUU-XII/2014]]
- [[79/PUU-XII/2014]]
- [[83/PUU-XII/2014]]
### Perkara yang Merujuk
- [[38/PUU-XV/2017]]
- [[39/PUU-XV/2017]]
- [[60/PUU-XV/2017]]
- [[62/PUU-XV/2017]]
- [[73/PUU-XII/2014]]
- [[79/PUU-XII/2014]]
- [[85/PUU-XII/2014]]
- [[88/PUU-XIV/2016]]
- [[89/PUU-XII/2014]]
Teks Putusan
# # Pokok Permohonan
## Metadata
- **[[Nomor Perkara]]**: [[82/PUU-XII/2014]]
- **Tahun**: 2014
- **[[Jenis Perkara]]**: [[Pengujian Undang-Undang]]
- **Status**: Dikabulkan
- **[[Tanggal Putusan]]**: 2014-09-29
- **Significance**: Medium
<!-- Enhanced by 20-[[Agent System]] for Year 2014 on 2025-07-18 17:50:57 -->
**Sumber**: [Putusan [[Mahkamah Konstitusi]] No. [[82/PUU-XII/2014]]](https://mkri. Id)
**Disclaimer**: Ringkasan ini dibuat untuk tujuan akademis dan penelitian. Untuk keperluan hukum resmi, silakan merujuk pada dokumen putusan asli dari [[Mahkamah Konstitusi]].
## Perihal
Pengujian [[UU No. 17 Tahun 2014]] tentang [[Majelis Permusyawaratan Rakyat]]
## Pemohon
- **Pemohon 1**: [[Khofifah Indar Parawansa]]
- **Pemohon 2**: [[Rieke Diah Pitaloka]]
- **Pemohon 3**: [[Prof. Dr. Ir. Aida Vitayala Sjafri Hubeis]]
- **Pemohon 4**: [[Yuda Kusumaningsih]]
- **Pemohon 5**: [[Lia Wulandari]]
- **Pemohon 6**: [[Yayasan Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan (GPSP)]]
- **Pemohon 7**: [[Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem)]]
- **Pemohon 8**: [[Perkumpulan Mitra Gender]]
## Timeline
- **2005-05-31**: Putusan dibacakan dalam sidang pleno terbuka untuk umum
- **2007-09-20**: Putusan dibacakan dalam sidang pleno terbuka untuk umum
- **2008-12-23**: Putusan dibacakan dalam sidang pleno terbuka untuk umum
- **2009-12-30**: Putusan dibacakan dalam sidang pleno terbuka untuk umum
- **2014-03-12**: Putusan dibacakan dalam sidang pleno terbuka untuk umum
- **2014-05-09**: Sidang mendengarkan keterangan DPR
- **2014-05-14**: Sidang mendengarkan keterangan DPR
- **2014-07-08**: Sidang mendengarkan keterangan DPR
- **2014-07-24**: Permohonan didaftarkan di Kepaniteraan MK
- **2014-07-25**: Permohonan didaftarkan di Kepaniteraan MK
- **2014-08-05**: Permohonan didaftarkan di Kepaniteraan MK
- **2014-08-19**: Permohonan didaftarkan di Kepaniteraan MK
- **2014-08-25**: Permohonan didaftarkan di Kepaniteraan MK
- **2014-08-29**: Sidang mendengarkan keterangan Pemerintah
- **2014-09-23**: Sidang mendengarkan keterangan Pemerintah
- **2014-09-29**: Putusan dibacakan dalam sidang pleno terbuka untuk umum
- **2014-10-01**: Sidang mendengarkan keterangan DPR
## Legal Analysis
### Isu Konstitusional
Analisis terhadap isu-isu konstitusional dalam perkara ini.
### Pertimbangan Mahkamah
[[Mahkamah Konstitusi]] mempertimbangkan aspek hukum dan konstitusional.
### Precedential Value
Putusan ini memberikan kontribusi terhadap perkembangan hukum.
## Amar Putusan
Majelis Hakim [[Mahkamah Konstitusi]] Republik Indonesia untuk dimuat dalam Berita Negara;
Atau apabila Majelis Hakim [[Mahkamah Konstitusi]] berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya-ex aequo et bono.
[2.2]
Menimbang bahwa untuk membuktikan dalil-dalilnya, para Pemohon mengajukan alat bukti surat/tulisan yang diberi tanda bukti P-1 sampai dengan bukti P-7, sebagai berikut:
1.
Bukti P-1:
Fotokopi [[Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014]] tentang [[Majelis Permusyawaratan Rakyat]], [[Dewan Perwakilan Rakyat]], [[Dewan Perwakilan Daerah]], dan [[Dewan Perwakilan Rakyat]] Daerah;
2.
Bukti P-2:
Fotokopi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
3.
Bukti P-3:
Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP);
4.
Bukti P-4:
Fotokopi kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
5.
Bukit P-5:
Fotokopi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Yayasan Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan;
6.
## Constitutional Analysis
### Prinsip-Prinsip Konstitusional
Analisis prinsip-prinsip dalam [[UUD 1945]].
### Penafsiran Konstitusi
Penafsiran terhadap norma konstitusional.
## Related Cases
### Perkara yang Dirujuk
- [[006/PUU-III/2005]]
- [[010/PUU-III/2005]]
- [[11/PUU-V/2007]]
- [[20/PUU-XI/2013]]
- [[24/PUU-VI/2008]]
- [[27/PUU-VII/2009]]
- [[73/PUU-XII/2014]]
- [[76/PUU-XII/2014]]
- [[79/PUU-XII/2014]]
- [[83/PUU-XII/2014]]
### Perkara yang Merujuk
- [[38/PUU-XV/2017]]
- [[39/PUU-XV/2017]]
- [[60/PUU-XV/2017]]
- [[62/PUU-XV/2017]]
- [[73/PUU-XII/2014]]
- [[79/PUU-XII/2014]]
- [[85/PUU-XII/2014]]
- [[88/PUU-XIV/2016]]
- [[89/PUU-XII/2014]]
Pertimbangan Hukum (Ringkasan)
Menimbang bahwa untuk membuktikan dalil-dalilnya, para Pemohon mengajukan alat bukti surat/tulisan yang diberi tanda bukti P-1 sampai dengan bukti P-7, sebagai berikut: 1. Bukti P-1: Fotokopi [[Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014]] tentang [[Majelis Permusyawaratan Rakyat]], [[Dewan Perwakilan Rakyat]], [[Dewan Perwakilan Daerah]], dan [[Dewan Perwakilan Rakyat]] Daerah; 2. Bukti P-2: Fotokopi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; 3. Bukti P-3: Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP); 4. Bukti P-4: Fotokopi kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP); 5. Bukit P-5: Fotokopi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Yayasan Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan; 6. ## Constitutional Analysis ### Prinsip-Prinsip Konstitusional Analisis prinsip-prinsip dalam [[UUD 1945]]. ### Penafsiran Konstitusi Penafsiran terhadap norma konstitusional. ## Related Cases ### Perkara yang Dirujuk - [[006/PUU-III/2005]] - [[010/PUU-III/2005]] - [[11/PUU-V/2007]] - [[20/PUU-XI/2013]] - [[24/PUU-VI/2008]] - [[27/PUU-VII/2009]] - [[73/PUU-XII/2014]] - [[76/PUU-XII/2014]] - [[79/PUU-XII/2014]] - [[83/PUU-XII/2014]] ### Perkara yang Merujuk - [[38/PUU-XV/2017]] - [[39/PUU-XV/2017]] - [[60/PUU-XV/2017]] - [[62/PUU-XV/2017]] - [[73/PUU-XII/2014]] - [[79/PUU-XII/2014]] - [[85/PUU-XII/2014]] - [[88/PUU-XIV/2016]] - [[89/PUU-XII/2014]]
