PUU
Tahun 2014
35/PUU-XII/2014
Permohonan Pengujian Materil Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Terhadap UUD 1945
Pemohon: Drs. H. Muhaimin Iskandar, M.Si dan H. Imam Nahrawi (PKB)
kuasa kepada H. M. Anwar Rachman., S.H., M.H,
Tanggal Registrasi: 2014-03-24
Tanggal Putusan: 2015-05-26
UU Diuji: UU 8/2012, UU 24/2003, UU 8/2011
Majelis Hakim: ["Arief Hidayat (K) Muhammad Alim (A)", "Wahiduddin Adams (A) Ery Satria Pamungkas (PP)"]
Amar Putusan: > Mengadili,
> Menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima.
## Constitutional Analysis
### Pengujian Konstitusionalitas
Pengujian [[UU No. 8 Tahun 2012]] tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat terhadap [[UUD 1945]].
### Batu Uji
- [[Pasal 33 ayat (4) UUD 1945]]
- [[Pasal 22E ayat (3) UUD 1945]]
- [[Pasal 23 ayat (1) UUD 1945]]
- [[Pasal 22E UUD 1945]]
- [[Pasal 22E ayat (1) UUD 1945]]
- [[Pasal 1 ayat (2) UUD 1945]]
### Putusan
Status: **Tidak Dapat Diterima**
## Dampak Putusan
### Implikasi Hukum
Permohonan tidak memenuhi syarat formal. [[UU No. 8 Tahun 2012]] tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat tetap berlaku.
## Hakim Konstitusi
### Majelis Hakim
- **[[Hamdan Zoelva]]**
- **[[sebagai Ketua merangkap Anggota]]**
- **[[Arief Hidayat]]**
- **[[Wahiduddin Adams]]**
- **[[Muhammad Alim]]**
- **[[Patrialis Akbar]]**
- **[[Anwar Usman]]**
- **[[Aswanto]]**
- **[[Ahmad Fadlil Sumadi]]**
- **[[Maria Farida Indrati]]**
## Related Cases
### Perkara yang Dirujuk
- [[006/PUU-III/2005]]
- [[11/PUU-V/2007]]
- [[24/PUU-VI/2008]]
- [[59/PUU-VI/2008]]
- [[73/PUU-XII/2014]]
- [[85/PUU-XII/2014]]
### Perkara yang Merujuk
- [[35/PUU-XIV/2016]]
- [[93/PUU-XIV/2016]]
## Referensi
### Peraturan Terkait
- [[UU No. 8 Tahun 2012]] tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
- [[UUD 1945]]
Teks Putusan
# Putusan [[35/PUU-XII/2014]] - Permohonan Pengujian Materil [[Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012]] tentang Pemili...
## Metadata
- **[[Nomor Perkara]]**: [[35/PUU-XII/2014]]
- **Tahun**: 2014
- **[[Jenis Perkara]]**: [[Pengujian Undang-Undang]]
- **Status**: Tidak Dapat Diterima
- **[[Tanggal Putusan]]**: 2015-05-26
- **Significance**: Low
## Ringkasan
Pengujian [[UU No. 8 Tahun 2012]] tentang Pemilihan Umum Anggota [[Dewan Perwakilan Rakyat]] terhadap [[UUD 1945]]. Putusan: **Tidak Dapat Diterima**.
## Objek Pengujian
### Undang-Undang yang Diuji
- [[UU No. 8 Tahun 2012|[[UU No. 8 Tahun 2012]] tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat]]
### Pasal yang Diuji
- **[[Pasal 24]]**
- **[[Pasal 10]]**
- **[[Pasal 29 ayat (1)]]**
- **[[Pasal 215]]**
- **[[Pasal 1 ayat (1)]]**
- **[[Pasal 51 ayat (1)]]**
- **[[Pasal 11]]**
- **[[Pasal 5]]**
## Perihal
Pengujian [[UU No. 8 Tahun 2012]] tentang Pemilihan Umum Anggota [[Dewan Perwakilan Rakyat]]
## Timeline
- **2014-03-24**: Permohonan didaftarkan di Kepaniteraan [[MK]]
- **2015-05-26**: Putusan dibacakan dalam sidang pleno terbuka untuk umum
## Legal Analysis
### Pertimbangan Hukum Mahkamah
- Menimbang bahwa pokok permohonan Pemohon adalah pengujian konstitusionalitas [[Pasal 5]] dan [[Pasal 215]] [[Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012]] tentang Pemilihan Umum Anggota [[Dewan Perwakilan Rakyat]], [[Dewan Perwakilan Daerah]], dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (selanjutnya disebut UU 8/2012) terhadap Undang-Unda...
- Menimbang bahwa sebelum mempertimbangkan kedudukan hukum (legal standing) Pemohon dan pokok permohonan, [[Mahkamah Konstitusi]] (selanjutnya disebut Mahkamah) terlebih dahulu akan mempertimbangkan kewenangan Mahkamah untuk mengadili permohonan a quo;. Kewenangan Mahkamah
- Menimbang bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 24C ayat (1) [[UUD 1945]], Pasal 10 ayat (1) huruf a [[Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003]] tentang [[Mahkamah Konstitusi]] sebagaimana telah diubah dengan [[Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011]] tentang Perubahan Atas [[Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003]] tentang Mahkamah Konsti...
### Isu Konstitusional
Perkara ini membahas konstitusionalitas ketentuan dalam undang-undang yang diuji terhadap [[UUD 1945]].
## Amar Putusan
> Mengadili,
> Menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima.
## Constitutional Analysis
### Pengujian Konstitusionalitas
Pengujian [[UU No. 8 Tahun 2012]] tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat terhadap [[UUD 1945]].
### Batu Uji
- [[Pasal 33 ayat (4) UUD 1945]]
- [[Pasal 22E ayat (3) UUD 1945]]
- [[Pasal 23 ayat (1) UUD 1945]]
- [[Pasal 22E UUD 1945]]
- [[Pasal 22E ayat (1) UUD 1945]]
- [[Pasal 1 ayat (2) UUD 1945]]
### Putusan
Status: **Tidak Dapat Diterima**
## Dampak Putusan
### Implikasi Hukum
Permohonan tidak memenuhi syarat formal. [[UU No. 8 Tahun 2012]] tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat tetap berlaku.
## Hakim Konstitusi
### Majelis Hakim
- **[[Hamdan Zoelva]]**
- **[[sebagai Ketua merangkap Anggota]]**
- **[[Arief Hidayat]]**
- **[[Wahiduddin Adams]]**
- **[[Muhammad Alim]]**
- **[[Patrialis Akbar]]**
- **[[Anwar Usman]]**
- **[[Aswanto]]**
- **[[Ahmad Fadlil Sumadi]]**
- **[[Maria Farida Indrati]]**
## Related Cases
### Perkara yang Dirujuk
- [[006/PUU-III/2005]]
- [[11/PUU-V/2007]]
- [[24/PUU-VI/2008]]
- [[59/PUU-VI/2008]]
- [[73/PUU-XII/2014]]
- [[85/PUU-XII/2014]]
### Perkara yang Merujuk
- [[35/PUU-XIV/2016]]
- [[93/PUU-XIV/2016]]
## Referensi
### Peraturan Terkait
- [[UU No. 8 Tahun 2012]] tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
- [[UUD 1945]]
Pertimbangan Hukum (Ringkasan)
Pertimbangan Hukum Mahkamah - Menimbang bahwa pokok permohonan Pemohon adalah pengujian konstitusionalitas [[Pasal 5]] dan [[Pasal 215]] [[Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012]] tentang Pemilihan Umum Anggota [[Dewan Perwakilan Rakyat]], [[Dewan Perwakilan Daerah]], dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (selanjutnya disebut UU 8/2012) terhadap Undang-Unda... - Menimbang bahwa sebelum mempertimbangkan kedudukan hukum (legal standing) Pemohon dan pokok permohonan, [[Mahkamah Konstitusi]] (selanjutnya disebut Mahkamah) terlebih dahulu akan mempertimbangkan kewenangan Mahkamah untuk
